Laman

Minggu, 07 Oktober 2012

CANTIK VERSI KU



Kecantikan wanita itu, bukan terlihat dari cara berpakaian yang dikenakannya, bukan juga dari bentuk tubuh yang indah dan mempesona, tetapi kecantikan wanita itu terlihat dari matanya, yaitu bagaimana cara dia memandang dunia ini. Karena di matanya terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia, di situlah cinta dapat berkembang.

Kecantikan wanita itu  bukan pada kehalusan wajah. Tetapi pada kecantikan yang murni (iner beauty), yang terpancar dari jiwa, penuh dengan kasih sayang yang memberikan perhatian dan cinta. .....by beng



Jumat, 05 Oktober 2012

Buktikan Cinta Dia


Saat mencintai seseorang, perhatikan apa yang dilakukan terhadap dia. segera beranjak saat dia menelfon, berbicara, apa saja walaupun tidak tau apa yang dimaksud. bahkan ditengah malam pun. apapun dilakukan dengan rela dan senang, untuk yang dicintai. Meski tidak pernah ungkapkan " aku cinta Kamu", pesan kalau aku cinta dia akan tetap sampai melalui perbuatan-perbuatan........

Cinta bukan kata pasif, sehingga yang ada hanya keinginan untuk diperhatikan, disayangi, didengarkan dan sebagainya. Kalau jatuh cinta karena ingin "di.....", lalu setelah orang itu tidak lagi melakukan akan kecewa dan tidak cinta lagi kepadanya. itu artinya tidak mencintainya, ku hanya mencintai keinginan ku tentang dia.

Seperti Lirik lagu:" Kalau kau benar-benar  sayang padaku, kalau kau benar-benar cinta, tak perlu kau 
katakan semua itu, cukup tingkah laku......" ya, tingkah laku. maka jika seseorang berkata" aku mencintaimu" itu bukan cinta, itu baru pernyataan cinta. ia baru menjadi cinta jika diwujudkan dalam tingkah laku.

Mencintai tidak sama dengan menyenangkan. Sayang.......Dengan mencintai mu, rasa ini menjadi ikhlas..untuk mu Mita.



.

Jumat, 24 Agustus 2012

PONTIANAK CITY

View Kota Pontianak 
Syarif Abdurrahman, Dia lah yang kemudian menjadi pendiri Kesultanan Pontianak, adalah putra Al Habib Husin, seorang penyebar ajaran Islam yang berasal Arab. Tiga bulan setelah ayahnya wafat pada tahun 1184 Hijriah di Kerajaan Mempawah, Syarif Abdurrahman bersama dengan saudara-saudaranya bermufakat untuk mencari tempat kediaman baru. Mereka berangkat dengan 14 perahu Kakap menyusuri Sungai Peniti. Waktu dhohor mereka sampai di sebuah tanjung, Syarif Abdurrahman bersama pengikutnya menetap di sana. Tempat itu sekarang dikenal dengan nama Kelapa Tinggi Segedong. Namun Syarif Abdurrahman mendapat firasat bahwa tempat itu tidak baik untuk tempat tinggal dan ia memutuskan untuk melanjutkan perjalanan mudik ke hulu sungai. Tempat Syarif Abdurrahman dan rombongan sembahyang dhohor itu kini dikenal sebagai Tanjung Dhohor. Ketika menyusuri Sungai Kapuas, mereka menemukan sebuah pulau, yang kini dikenal dengan nama Batu Layang, dimana sekarang di tempat itulah Syarif Abdurrahman beserta keturunannya dimakamkan. Di pulau itu mereka mulai mendapat gangguan hantu Pontianak. Syarif Abdurrahman lalu memerintahkan kepada seluruh pengikutnya agar memerangi hantu-hantu itu. Setelah itu, rombongan kembali melanjutkan perjalanan menyusuri Sungai Kapuas. Menjelang subuh 14 Rajab 1184 Hijriah atau 23 Oktober 1771, mereka sampai pada persimpangan Sungai Kapuas dan Landak Setelah delapan hari menebas pohon di daratan itu, maka Syarif Abdurrahman lalu membangun sebuah rumah dan balai, dan kemudian tempat tersebut diberi nama Pontianak.

Jumat, 10 Agustus 2012

Mutiara Singkat


Hidup adalah memilih, namun untuk memilih dengan baik, kita harus tahu siapa kita dan apa yang kita perjuangkan, ke mana jalan membawa kita pergi dipenghujung kehidupan dan tanyakan adakah yang bisa menghalangi Anda sampai di sana, yaitu alam kubur dan alam akhirat. Masa-masa terbaik didalam kehidupan, ketika kita mengingat waktu ketika diri berhasil menjalankan ibadah, amal shaleh, menuai hasil - bangkitnya kesadaran diri, dan semua berasal dari renungan-renungan akan hikmah kehidupan ini.Hikmah kehidupan adalah : "Tidaklah Kuciptakan Jin dan manusia, kecuali hanya untuk beribadah kepada-Ku" (QS Adz Dzariat : 56)Siapakah diri kita, tidak lain diri kita ini adalah mahluk lemah yang tidak berdaya, dari ketergantungan karunia kehidupan yang Allah sediakan dengan lengkap dimuka bumi. Bila hati ini tidak menggantungkan diri kepada perintah Allah SWT, dan petunjuk Agama-Nya yang lengkap dan sempurna, berarti kita telah meniti jalan yang salah. Kesalahan ini akan melahirkan kesalahan-kesalahan berikutnya. Sedikit orang yang bisa mengambil mutiara hikmah kehidupan karena tidak memperhatikan siapa penciptanya dan apa yang diinginkan sang Pencipta dalam kehidupan yang Dia berikan

Minggu, 25 Desember 2011

Menghargai Setiap Detik Dalam Kehidupan



Berbicara tentang kebahagiaan (happiness) adalah bukan sekedar mencapai hasil, tapi menikmati detik demi detik yang berlalu dalam proses mencapai hasil itu. Menghargai detik demi detik dalam kehidupan adalah cara mendapatkan kebahagiaan. Detik merupakan satuan terkecil dalam hidup kita, yang berlalu dengan cepat. Untuk itu kita perlu membuka seluruh panca indra kita, membuka hati dan pikiran kita. Dengan demikian kita bisa masuk dalam detik-detik kehidupan, dan meresapi apa yang sedang terjadi. Anggaplah aktifitas kita hari ini sebagai aktfitas terakhir yang kita lakukan. Maka kita akan melakukan aktifitas secara total. Angaplah ibadah kita hari ini sebagai ibadah terakhir yang bisa lakukan sebelum kita menghadapNYA, maka kita pasti akan beribadah dengan sungguh-sungguh. Begitulah salah satu cara untuk menghargai setiap detik dalam kehidupan. Anggaplah komunikasi kita dengan keluarga hari ini sebagai komunikasi yang terakhir, maka kita akan berkomunikasi secara berkualitas. Menghargai setiap detik dalam kehidupan adalah menikmati setiap tarikan nafas. Rasakan nafas yang kita lakukan setiap detik. Renungkan karunia dari Yang Maha Kuasa ini. Kita akan merasa bahagia dan bersyukur. Begitu juga ketika kita mengalami kesulitan, nikmati saja kesulitan itu. Maka ketika kita mendapatkan nikmat dan kemudahan, maka kita akan merasa nikmat yang sangat besar.